

Sabtu pagi, 15 Agustus 2026, ketenangan masyarakat Flores, Nusa Tenggara Timur, berubah dalam hitungan detik.
Gempa berkekuatan M7,7 mengguncang begitu kuat. Bangunan runtuh, fasilitas publik mengalami kerusakan, akses menuju sejumlah wilayah terdampak terganggu, dan ribuan warga bergegas meninggalkan rumah untuk menyelamatkan diri.
Bagi banyak keluarga, rumah yang selama ini menjadi tempat paling aman kini belum berani mereka tempati kembali.
Gempa mungkin telah berhenti mengguncang untuk sesaat. Namun, masa darurat mereka belum berakhir.

Hingga 16 Agustus 2026, BNPB melaporkan 53 orang meninggal dunia dan lebih dari 5.000 warga masih bertahan di lokasi pengungsian. Gempa susulan juga terus terjadi, membuat anak-anak, orang tua, lansia, dan keluarga terdampak menjalani hari-hari dalam kekhawatiran.
Di tempat pengungsian, kebutuhan yang sederhana menjadi begitu berarti.
Air bersih untuk diminum.
Makanan untuk bertahan.
Selimut untuk melewati malam.
Obat-obatan untuk mereka yang terluka.
Serta tempat aman bagi keluarga yang belum dapat kembali ke rumah.
Gempa tidak hanya merusak bangunan. Ia memutus akses, menghentikan layanan, dan merenggut rasa aman yang sebelumnya mereka miliki.
Namun, jarak tidak boleh memutus kepedulian kita.

Melalui gerakan Terhubung untuk NTT, Amanah Takaful mengajak masyarakat, sekolah, masjid, komunitas, dan berbagai mitra untuk menghubungkan kepedulian menjadi pertolongan nyata bagi masyarakat terdampak.
Setiap dukungan yang dihimpun akan menjadi bagian dari respons kemanusiaan untuk menghadirkan:
Pangan dan air bersih;
Kebutuhan dasar pengungsian;
Selimut dan alas tidur;
Perlengkapan kebersihan keluarga;
Dukungan kesehatan;
Kebutuhan kelompok rentan; serta
Bantuan prioritas lainnya berdasarkan asesmen dan perkembangan kondisi lapangan.
Karena dalam situasi seperti ini, pertolongan tidak dapat berjalan sendiri.
Ada masyarakat yang ingin membantu. Ada sekolah yang menanamkan kepedulian. Ada masjid yang menggerakkan jamaah. Ada komunitas dan mitra yang membawa sumber daya. Amanah Takaful menghubungkan setiap bagian tersebut agar kebaikan tidak berhenti sebagai rasa prihatin, tetapi bergerak menjadi bantuan yang dibutuhkan para penyintas.
Inilah saatnya kita membuktikan bahwa kebaikan dapat melampaui jarak.
Anda mungkin tidak berada di tengah pengungsian. Anda mungkin tidak dapat mengangkat reruntuhan atau mendatangi langsung wilayah terdampak. Namun, kepedulian yang Anda titipkan dapat terhubung dengan banyak kebaikan lainnya dan menjadi kekuatan bagi mereka untuk melewati masa darurat.
Tidak perlu menunggu memiliki banyak untuk mulai membantu. Setiap dukungan yang diberikan hari ini dapat menjadi bagian dari dampak yang lebih besar.
250
Klik Donasi Sekarang dan titipkan kepedulian terbaik Anda untuk saudara-saudara kita yang terdampak gempa.
Bantu mereka melewati masa darurat, mendapatkan kembali rasa aman, dan perlahan memulai langkah menuju pemulihan.
Mari hubungkan doa dengan tindakan.
Hubungkan kepedulian dengan pertolongan.
Hubungkan kebaikan kita untuk NTT.
Karena ketika kita terhubung, kebaikan dapat menghadirkan dampak.
Amanah Takaful
Connect for Impact
Data situasi diperbarui berdasarkan informasi BNPB dan BMKG per 16–17 Agustus 2026. Bentuk bantuan akan disesuaikan dengan asesmen serta perkembangan kebutuhan di lapangan.
![]()
Menanti doa-doa orang baik